“Kami ingin memastikan bahwa setiap bantuan yang disalurkan benar-benar menyentuh mereka yang membutuhkan. Bakti sosial ini bukan sekadar simbol, tapi bentuk empati dan kehadiran Polri dalam kehidupan masyarakat,” imbuh Kapolda.
Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bayu Suseno dalam keterangannya kepada media mengatakan bahwa rangkaian kegiatan ini sejalan dengan prinsip kerja Polda Kalbar, dengan dimulainya program Bakti Sosial ini, Polda Kalbar ingin menegaskan bahwa Hari Bhayangkara ke-79 adalah momentum pengabdian, bukan hanya perayaan.
“Polda Kalbar dengan prinsip kerja Responsif, Partnership dan Solutif selalu terbuka untuk menerima masukan dari masyarakat. Polri hari ini harus adaptif, responsif, dan humanis,” tutup Bayu.
Selain bantuan sembako, kegiatan juga mencakup pengecatan, pembersihan, dan perawatan rumah ibadah seperti masjid, gereja, vihara, pura, dan kelenteng. Bedah rumah menyasar anggota Polri yang kurang mampu, purnawirawan, hingga masyarakat sipil yang tinggal di hunian tidak layak.












