Dari hasil pendataan awal, terdapat 20 rumah warga di Desa Sei Priok dan 1 rumah di Desa Paya Mabar yang mengalami kerusakan akibat hembusan angin kencang. Sebanyak 10 rumah mengalami kerusakan berat, selebihnya rusak ringan dan sedang. Dua orang warga juga dilaporkan mengalami luka ringan.
Selanjutnya, pihak Polsek Tebing Tinggi langsung berkoordinasi dengan TNI, pemerintah kecamatan, dan desa untuk menyiapkan posko pengungsian sementara di Gereja HKBP Apros Sei Priok, “Bencana ini menjadi perhatian serius bagi kami. Kami akan bekerja sama dengan stakeholder terkait dalam proses pemulihan pascabencana. Masyarakat juga diminta tetap tenang dan waspada terhadap adanya bencana susulan”, pungkasnya. (RS).












