“Jika terjadi kasus menonjol, jangan ragu untuk segera melaporkannya ke Polsek Kebon Jeruk. Kami siap bergerak cepat demi menjaga keamanan wilayah,” jelasnya.
Tak hanya itu, Sutrisno juga menghimbau agar warga tidak terprovokasi oleh perbedaan pilihan politik.
“Pilihan politik boleh berbeda, tetapi kita harus tetap menjaga harmonisasi di antara kita,” katanya.
Ia menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian, pengurus RW, RT, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan damai.
Di akhir pertemuan, Sutrisno memberikan beberapa arahan praktis, seperti menambahkan kunci ganda pada kendaraan, memasang spanduk himbauan waspada, dan meningkatkan pengawasan di jam-jam rawan.
“Kami juga berharap kerja sama dari Ketua RW dan RT untuk melaporkan jika ada penyalahgunaan narkoba di lingkungan. Ini adalah tanggung jawab bersama untuk menjaga generasi muda kita,” tegasnya.
Sebelum berpamitan, Sutrisno kembali menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan selama Pilkada berlangsung.
“Jangan jadikan perbedaan pilihan politik sebagai ajang perpecahan. Apapun pilihan kita nanti, kita harus tetap bersatu demi kebaikan bersama,” tutupnya dengan bijak.
Pertemuan Jumat Curhat ini membawa semangat baru bagi warga RW 02 Kedoya Utara.
Dengan bimbingan dari pihak kepolisian, mereka merasa lebih siap menghadapi tantangan keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka, terutama di masa-masa krusial menjelang Pilkada serentak tahun 2024.












