Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata kolaborasi akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan berbasis sumber daya lokal.
Sebagai bagian dari implementasi langsung, dilakukan penanaman simbolis bibit kopi liberika di atas lahan seluas 5 hektare milik warga (Sdr. Yamidi, Sultoni, Bedan, Sutarman, dan Pujo), yang turut mendukung inisiatif rehabilitasi lingkungan berbasis masyarakat.
Parlindungan Tambunan












