Sementara itu, perwakilan KSBSI, Raymond Gultom menyatakan bahwa serikat buruh telah bersepakat untuk tidak melakukan aksi demonstrasi. Ia juga menyampaikan keprihatinan terkait praktek pekerjaan informal yang disalahgunakan oleh oknum tertentu untuk memeras pengusaha dengan mengatasnamakan serikat buruh. KSBSI meminta agar pemerintah turut menertibkan permasalahan tersebut. Selain itu, persoalan outsourcing yang dianggap merugikan hak pekerja formal serta menyampaikan keprihatinan terhadap keterlibatan pekerja dalam kasus narkoba yang berdampak pada dunia usaha.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Tebing Tinggi mengapresiasi kunjungan dan masukan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa peringatan May Day diwilayah Tebing Tinggi tahun ini akan diisi dengan acara syukuran dan doa bersama, tanpa adanya aksi unjuk rasa. Kapolres juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Kepolisian dan seluruh elemen masyarakat untuk memberantas narkoba dan premanisme guna menjaga situasi yang aman dan kondusif.
Selain itu, Kapolres mengingatkan bahwa seluruh anggota Polri dijajarannya telah diinstruksikan untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, baik secara langsung maupun tidak langsung. Ia berkomitmen untuk terus menjaga integritas anggota serta keamanan Kota Tebing Tinggi. (RS).












