“Upacara turut melibatkan sejumlah kesatuan, di antaranya dua SST dari Kodim 0207/Simalungun, satu SST Brigif TP 36/HM, satu SST Yonif TP 901/SG, dan dua SST dari Polres Simalungun, ditambah pasukan tanpa senjata dari Satpol PP, BPBD, Dishub, PNS, Pramuka, Purna Paskibraka, hingga pelajar,” kata AKP Verry Purba.
Kasi Humas menjelaskan, tema HUT RI ke-81 Tahun 2026 yakni “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” turut menjadi semangat yang digaungkan dalam pelaksanaan aubade tersebut. Kegiatan berlangsung tertib hingga diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh unsur yang hadir.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan Aubade dan Upacara Penurunan Bendera berjalan aman, tertib, dan kondusif berkat sinergitas yang terjalin baik antara Polri, TNI, Pemkab Simalungun, Satpol PP, Dishub, BPBD, dan seluruh panitia penyelenggara,” ujar AKP Verry Purba.
Ia menegaskan, sepanjang pelaksanaan kegiatan, Polres Simalungun tetap melakukan monitoring dan deteksi dini terhadap perkembangan situasi kamtibmas, baik sebelum, selama, maupun setelah upacara berlangsung. Pengamanan terbuka dan tertutup turut dioptimalkan, khususnya terhadap pejabat Forkopimda, tamu undangan, serta masyarakat yang hadir menyaksikan jalannya upacara.
“Pengaturan lalu lintas pada akses menuju dan keluar Lapangan Sepak Bola Serbelawan juga turut dilaksanakan guna mengantisipasi kepadatan kendaraan sebelum dan setelah kegiatan berlangsung,” pungkas AKP Verry Purba.
Ia menyampaikan, kegiatan Aubade dan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih tersebut resmi berakhir sekira pukul 18.00 WIB dalam keadaan aman dan terkendali, menandai berakhirnya seluruh rangkaian Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Kabupaten Simalungun.
Laporan AG












