Melalui perumpamaan sederhana, Kapolres menggambarkan bahwa puasa dapat membawa perubahan positif. Ia mencontohkan ayam yang berpuasa saat mengerami telur serta ulat yang berpuasa ketika berada dalam kepompong hingga berubah menjadi kupu-kupu yang indah. Hal tersebut menjadi pelajaran bahwa proses menahan diri akan menghasilkan kebaikan di masa depan.
“Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih hati agar lebih sabar, lebih peduli, dan lebih dekat kepada Allah SWT,” tutur Kapolres di hadapan para santri.
( Idrak )












