Menanggapi hal tersebut, Kapolres menyatakan Polres Simalungun tetap mendukung kepentingan masyarakat. Terkait pembentukan kelompok tani, prosesnya harus mengikuti mekanisme yang berlaku dan didukung bersama. Dalam pemberantasan narkoba maupun tindak pidana lainnya, Polres Simalungun sangat mengharapkan peran serta masyarakat. Untuk renovasi masjid, Kapolres akan memberikan bantuan 100 lembar seng.
“Polres Simalungun mendukung kepentingan masyarakat, namun pembentukan kelompok tani harus tetap mengikuti mekanisme yang berlaku. Untuk pemberantasan narkoba, kami sangat mengharapkan peran serta masyarakat,” ucap AKP Verry Purba.
Pukul 14.00 WIB, kegiatan berlanjut dengan Jumat Berkah. Kapolres didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun menyerahkan bantuan sosial berupa 100 karung beras ukuran 5 kg dan 100 papan telur ayam kepada 100 warga Asilum. Penerimanya terdiri atas 42 kaum duafa, 42 anak yatim, 13 bilal dan penggali kubur, serta 3 pengurus BKM Masjid Al Ikhlas.
Kegiatan berakhir pukul 14.20 WIB dan berlangsung lancar serta kondusif.
AKP Verry Purba menjelaskan, Jumat Curhat dan Jumat Berkah merupakan kegiatan rutin agar Polres Simalungun dapat mendengar langsung keluhan, masukan, dan aspirasi masyarakat, yang kemudian menjadi bahan penentuan langkah penanganan dan tindak lanjut.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kedekatan Polres Simalungun dalam melindungi dan melayani masyarakat, sekaligus menghadirkan Polri di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.
Dalam setiap kegiatan, Kapolres juga memperkenalkan layanan pengaduan masyarakat “Halo Kapolres” sebagai sarana menyampaikan pengaduan, informasi, maupun keluhan terkait Kamtibmas dan pelayanan kepolisian.
(Red) Miss R












