Ditambahkannya, hal ini membuktikan ketidakseriusan APH Polres Nabire dalam mendukung kebijakan Presiden Prabowo yang berkomitmen memberantas semua bentuk perjudian ditanah air, dan wajib ditelusuri sebab tidak mungkin aktivitas 303 yang marak itu tidak diketahui oleh Aparat Penegak Hukum setempat, jelas itu didepan mata tetapi ada pembiaran karena kepentingan semata.
Yerri juga mengharapkan langkah pasti dari seorang Kapolres guna menghilangkan semua bentuk perjudian di Nabire terlebih Judi Togel, karena sangat meresahkan dan merusak Bulan Suci Ramadan, dimana seluruh umat muslim merayakannya, tetapi juga menjelang IdulFitri dan Hari Raya Paskah, sehingga hal hal yang berbau perjudian di Nabire Papua Tengah sudah harus dibersihkan.
Lanjut dia, proses pemberitaan ini akan terus dikawal untuk memastikan sejauh mana respon Kapolres dan langkah-langkah apa saja yang akan diambil. Pihaknya juga bertekad akan memantau terus perkembangan 303 di Nabire sampai benar benar tutup dan semua pelaku dibawa kehadapan hukum.
” Kami akan memantau terus perkembangan dari berita ini dan respon Kapolres seperti apa. Jika dalam beberapa hari ini belum ada penindakan, belum ada langkah tegas dari Kapolres untuk menutup dan membubarkan Judi Togel di Nabire, informasi dan keluhan masyarakat ini akan kami teruskan ke Kapolri dan juga Presiden Prabowo, ujar Ketua LSM berpesan.
Yerry












