Sementara itu, pihak Kemenag Labuhanbatu menyampaikan permintaan agar pos pengamanan dilengkapi dengan fasilitas ibadah bagi para pemudik. Selain itu, mereka juga akan mengimbau para khatib untuk menyampaikan pesan mudik aman dan nyaman kepada masyarakat.
Dinas Perhubungan dan Satpol PP dari kedua kabupaten juga menyatakan kesiapannya dalam mendukung pengamanan, terutama terkait pasar tumpah dan titik rawan kemacetan. Sedangkan pihak PT KAI mengusulkan penambahan pengamanan di stasiun, seiring dengan rencana penambahan jadwal perjalanan kereta untuk mengakomodasi lonjakan penumpang.
Menutup rapat, Wakapolres Labuhanbatu menegaskan bahwa Operasi Ketupat Toba 2025 harus berjalan dengan optimal agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman. “Kami akan memastikan seluruh personel dan instansi terkait bekerja maksimal. Mari kita bersinergi agar keamanan dan kelancaran perayaan Idulfitri dapat terwujud di Labuhanbatu dan Labuhanbatu Utara,” pungkasnya.
*HUMAS*












