Komunikasi yang hangat dan terbuka antara orang tua dan anak menjadi kunci utama yang ditekankan oleh pimpinan Polres Kampar. Orang tua diharapkan peka terhadap perkembangan informasi, memahami aktivitas serta lingkungan pergaulan anak, terutama jika terdapat rencana kegiatan unjuk rasa di sekitar tempat tinggal.
“Kami mengajak para orang tua untuk terus berkomunikasi dengan anak-anaknya, memberikan pemahaman bahwa menyampaikan pendapat dapat dilakukan dengan cara yang baik dan sesuai ketentuan. Yang paling utama adalah jangan sampai mereka menjadi korban atau berada dalam situasi yang dapat membahayakan keselamatan,” tuturnya.
Menutup pernyataannya, Kapolres Kampar menegaskan kembali bahwa menjaga keselamatan anak membutuhkan sinergi utuh anta Sebayang.
Editor.Tunut.p












