Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Simalungun Dewa Nusantara News

Ikuti FGD Percepatan Pengembangan KEK Danau Toba, Bupati Simalungun Gali Strategi Pariwisata di Gianyar, Bali

×

Ikuti FGD Percepatan Pengembangan KEK Danau Toba, Bupati Simalungun Gali Strategi Pariwisata di Gianyar, Bali

Sebarkan artikel ini

Sementara itu, di sektor pendidikan, generasi muda harus dipersiapkan dengan penguatan karakter, agar tumbuh menjadi tuan rumah yang cerdas, kreatif, dan memiliki rasa bangga yang tinggi terhadap jati diri budayanya sendiri.

“Pariwisata adalah sebuah ekosistem yang saling mengikat satu sama lain. Jika pendidikan karakter masyarakat kuat, dan sektor produksi rakyat seperti pertanian serta kerajinan berjalan dengan baik, maka pariwisata akan tumbuh menjadi kekuatan ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan,” tegas Prof. Cok Ace.

Selanjutnya Prof. Cok. Ace juga memberikan pesan khusus agar pembangunan di kawasan Danau Toba nantinya tetap menjunjung tinggi ciri khas arsitektur asli Simalungun, sehingga memiliki identitas visual yang unik dan tidak dimiliki oleh daerah lain di dunia.

Baca Juga  Presiden Resmikan 1.072 SPPG Serentak, Polres Simalungun Launching Dapur Gizi untuk 2.148 Siswa

Menutup rangkaian kegiatan yang penuh wawasan ini, Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, menyampaikan pandangan kunci terkait arah pengembangan pariwisata di wilayahnya ke depan. Bupati menegaskan bahwa kekuatan kolaborasi menjadi syarat mutlak, di mana kekayaan budaya dan potensi ekonomi harus berjalan beriringan dan saling menguatkan.

Lebih jauh, Bupati Anton menggarisbawahi bahwa antusiasme masyarakat, budaya senyum yang tulus, serta pelayanan yang memberikan kesan mendalam dan bermakna adalah energi utama yang wajib dibangun dan dijaga terus-menerus.

“Ini adalah tugas kita bersama untuk membangun pariwisata yang memiliki ruh, dengan tetap memegang teguh prinsip kerja BerAKHLAK. Kami berkomitmen untuk segera mewujudkan kerja sama nyata yang memastikan dapur masyarakat kita terus mengepul. Ke depannya, hotel-hotel dan destinasi wisata di Danau Toba harus menjadi pasar utama bagi hasil bumi petani, buah pekebun, hingga karya indah para pengrajin yang tinggal di nagori-nagori kita,” pungkas Bupati Anton Achmad Saragih dengan penuh harap.

Baca Juga  Polsek Tanah Jawa Tindak Cepat Verifikasi Dugaan Narkoba dan Human Trafficking di Cafe Barra, Hoaks Informasi Viral Terbantahkan

Dengan dukungan kuat dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Bank Indonesia, dan BRIN, diharapkan pengembangan pariwisata Danau Toba tidak hanya menjadi destinasi wisata kelas dunia, tetapi juga mampu mengangkat taraf hidup seluruh masyarakat setempat, seraya menjaga kelestarian warisan budaya dan alam yang menjadi kebanggaan bersama.

Turut mendampingi Bupati Simalungun dalam FGD ini sejumlah pejabat daerah, antara lain Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Rinton Damanik, Plt. Kepala Bapperida Alpian Denri Saragih, Kepala Dinas Pariwisata Franky Fernandus Purba, Kepala Dinas Pertanian Jenri Saragih, Kepala Dinas Perindag Eva Tambunan, serta Kepala Dinas Pendidikan Frits Ueki Damanik.

Laporan AG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *