Sejalan dengan tema nasional “Polri untuk Masyarakat”, Polda Riau mengusung semangat “Melindungi Tuah, Menjaga Marwah” sebagai filosofi pengabdian.
Lebih lanjut Kapolres juga menginstruksikan jajarannya untuk memperkuat ketakwaan sebagai landasan moral. Menanamkan kesadaran bahwa profesi kepolisian adalah bentuk pengabdian, serta meningkatkan kemampuan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
“Dalam bekerja kita juga harus mengadopsi 3K: komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi. Tanpa tiga hal ini, menjaga Harkamtibmas akan sangat sulit,” tegasnya.
Menutup amanatnya, Kapolres menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan Polri, serta mengajak masyarakat untuk terus memberi kritik dan pengawasan demi perbaikan layanan kepolisian yang lebih profesional.
Bupati Siak, Afni Z, yang menghadiri upacara tersebut menyampaikan apresiasinya atas dedikasi Polres Siak dalam menjaga ketertiban di wilayahnya.
“Selamat Hari Bhayangkara ke-79, suatu kebanggaan bagi kami bisa hadir dalam peringatan ini. Kami di Pemerintahan Kabupaten Siak tentu tidak bisa bekerja sendiri, semoga kolaborasi kita semakin kuat. Mari bersama, melindungi tuah dan menjaga marwah negeri istana ini,” ujarnya.
Parlindungan Tambunan












