“Dengan Semangat Baru Simalungun Maju, kita terus melangkah dengan strategi yang kompak, solid, dan berjuang. Penghargaan ini juga merupakan hasil kolaborasi erat antara Pemkab Simalungun dan BPJS Kesehatan,” tegas Bupati.
Untuk menjaga keberlanjutan, Bupati menginstruksikan perangkat daerah untuk terus mempertahankan keaktifan peserta dengan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya jaminan kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, Edwin Tony SM Simanjuntak menambahkan bahwa, Kabupaten Simalungun telah mencapai status UHC sejak 1 Agustus 2025 lalu. Oleh karena itu, pengelolaan mutu pelayanan kesehatan yang berkesinambungan kini menjadi krusial.
“Peningkatan mutu pelayanan kesehatan merupakan hal yang esensial, sejalan dengan amanat WHO tahun 2018 bahwa ada keterkaitan antara mutu pelayanan kesehatan dengan UHC, dan hari ini adalah reward yang kita dapatkan,” ujar Edwin, didampingi Kabid Pelayanan Kesehatan, dr Henny Hutabarat.
Rincian sebaran kepesertaan yang mendukung raihan penghargaan ini per Januari 2026 adalah: PBI JK 251.142 jiwa, PBPU PEMDA Simalungun 242.429 jiwa, PPU BU (Pekerja Penerima Upah) 130.683 jiwa, PBPU (Mandiri) 63.060 jiwa, BP (Bukan Pekerja) 37.250 jiwa, dan PBPU Pemprovsu 18.404 jiwa.
(AG)












