“Menjelang Idul Fitri, permintaan kebutuhan pokok cenderung meningkat. Karena itu, dibutuhkan komitmen dan langkah antisipatif yang terukur dan terkoordinasi agar inflasi tetap terkendali dan daya beli masyarakat terjaga,”tegas Gubsu.
Dalam forum tersebut turut dibahas perkembangan terkini inflasi Sumatera Utara, dinamika harga komoditas strategis, ketersediaan pasokan pangan, serta strategi pengendalian inflasi melalui penguatan TPID, optimalisasi operasi pasar, dan pemantauan distribusi bahan pokok secara berkelanjutan.
Usia mengikuti pertemuan, Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih menyampaikan, Pemkab Simalungun menyatakan komitmen penuh mendukung kebijakan dan arahan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
“Melalui TPID Kabupaten Simalungun, pemantauan harga pangan secara rutin dilakukan di pasar tradisional, toko, dan pusat distribusi, sekaligus memastikan ketersediaan stok serta kelancaran pasokan melalui koordinasi dengan daerah penghasil maupun daerah lain,”ujar Bupati.
Menurut Bupati, upaya tersebut dilakukan untuk menjaga kesinambungan distribusi pangan agar kebutuhan masyarakat terpenuhi secara merata dan berkelanjutan.
Pertemuan ini juga dirangkaikan dengan peluncuran Peta Jalan (Roadmap) Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025–2027.
(AG)












