1. Menguji pengerahan progresif eselon cadangan di semua tingkatan dalam operasi sehari-hari.
2. Menguji pembagian dan pengelolaan informasi di semua tingkatan.
3. Menguji interoperabilitas dan prosedur pelaporan kepada rantai komando; komando, kendali, fleksibilitas, dan koordinasi di tingkat taktis antar unit.
4. Menguji efektivitas STIRS dan SOP UNIFIL dalam mengatasi ancaman yang ada.
5. Menguji dan meningkatkan mekanisme dukungan pasukan cadangan UNIFIL, interoperabilitas, komunikasi, dan rantai komando.
6. Melatih dan meningkatkan berbagai mekanisme rantai komando dan koordinasi di semua tingkatan (FHQ, Sektor, dan FCR).
Pelaksanaan latihan ini mendapat apresiasi langsung dari *Chief of Staff (COS) UNIFIL*, yang menyampaikan penghargaan atas upaya maksimal dari semua pihak serta kerja sama yang solid antar unit dalam memastikan latihan berjalan sukses, mengutamakan keamanan dan keselamatan.
*Dansatgas FHQSU, Kolonel Inf Allan Surya Lesmana, S.Sos.,* menyampaikan apresiasinya terhadap partisipasi personel FHQSU dalam latihan ini. _“Partisipasi aktif ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mendukung setiap kegiatan UNIFIL yang bertujuan meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan. Saya bangga karena personel FHQSU mampu menjalankan peran mereka dengan baik, memberikan nilai tambah dalam setiap skenario yang dilatihkan,”_ ujarnya.
Di tempat yg berbeda Mayor Chiven sbg FP Center Chief menyampaikan Kegiatan RITEX ini bertujuan untuk memastikan kesiapan dan respons cepat berbagai elemen Peacekepers di UNIFIL dalam menghadapi situasi darurat, serta memperkuat kolaborasi antar-unit melalui skenario yang disimulasikan secara real-time.
Partisipasi Satgas FHQSU tidak hanya menunjukkan profesionalisme, tetapi juga proaktif di setiap event dalam mendukung keberhasilan tugas misi perdamaian di UNIFIL. (Pen PMPP TNI)












