Nita Damanik, salah satu warga yang peduli terhadap kebersihan lingkungan, mencoba menggerakkan warga dengan aksi nyata. Ia bersama beberapa orang lainnya sempat melakukan pembersihan parit secara swadaya. Namun, upaya tersebut tidak mendapat dukungan luas dari masyarakat. Bahkan, ada warga yang menganggap tindakannya lucu dan tidak memahami pentingnya kepedulian terhadap lingkungan.
“Saya kecewa karena masih ada warga yang merasa tidak perlu terlibat. Mereka seolah tidak peduli atau menunggu semuanya diselesaikan pemerintah. Padahal, kita semua tinggal di lingkungan ini dan akan merasakan dampaknya jika parit tersumbat,” ujar Nita.
Menurut Nita, jika masyarakat yang dulu menggali parit tersebut bisa bersatu untuk membuatnya, seharusnya mereka juga bisa bersatu untuk membersihkannya. Menyerahkan seluruh tanggung jawab kepada pemerintah tanpa ada inisiatif pribadi dinilainya sebagai bentuk sikap masa bodoh terhadap lingkungan.












