Simalungun – Dewanusantaranews.com – Di duga Program Transparansi Justru Jadi Celah Korupsi.
Forum Batak intelektual ( FBI ) yang didirikan oleh puluhan pengacara ternama di jakarta. yang di pimpin oleh :
Leo Situmorang SH MH . Yang juga pemerhati pendidikan.
Dalam hal ini beliau mengatakan kepada seluruh rekan juang FBI supaya mengkawal dana dana pendidikan termasuk dana BOS dan dana lain nya.
Melalui ketua DPW FBI SUMUT. H. Simarmata
Di perintah untuk investigasi dugaan penyelewengan dana pemerintah khusus nya dana pendidikan. Di wilayah sumatra utara.
Falsafah orang batak yaitu : (anakkon hi do hamoraon di au) yang terpatri di jiwa ketum FBI Leo Situmorang SH MH dkk. Memicu jiwa menjadi sosok pemerhati pendidikan . ( Ilmu itu pelita hati )
inilah yang menimbul kan perintah kepada seluruh rekan juang Forum Batak Intelektual ( FBI ) Indonesia supaya mengkawal dana dana pendidikan kiranya tepat guna.
Dan berhasil guna.
Program Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) yang seharusnya dijalankan dengan pola swakelola diduga terselubung dialihkan menjadi pola kontraktual di SD dan SMP Negeri Kabupaten simalungun.
Hasil investigasi dan temuan di lapangan mengindikasikan bahwa kegiatan pengadaan barang dan jasa pendidikan yang seharusnya dikelola secara langsung oleh pihak sekolah bersama tim panitia, justru melibatkan pihak ketiga dengan pola kontrak yang diduga dilakukan oleh oknum dari dinas pendidikan simalungun.
Jika itu benar maka
Praktik tersebut dianggap menyalahi aturan teknis pengadaan melalui SIPLah yang telah diatur oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).












