Ahmad Muzani menjawab, “jangan bahas DPRD dulu, kita fokus untuk Gubernur,” ucap Ahmad Murzani.
Lalu, Ahmad Muzani didampingi Ketua DPD Gerindra Riau Muhammad Rahul pergi meninggalkan konferensi pers, seraya meminta maaf kepada awak media. Disaat Ahmad Muzani dan Ketua DPD Riau Muhammad Rahul hendak pergi seorang awak media serahkan flashdisk kepada ketua DPD Gerindra Provinsi Riau. Isi flashdisk tersebut berupa file Video pengakuan AM selingkuhan Jhon Kanedy, Video Rekaman Layar Chattingan WhatsApp AM kepada Jhon Kanedy, Surat perdamaian Jhon Kanedy kepada Suami AM, laporan Resmi suami Am ke DPC Partai Gerindra Rohul beserta bukti pendukung lainya.
“Perlu diingat dan disimak, seharusnya terkait adanya dugaan perselingkuhan Jhon Kanedy, salah satu kader Partai Gerindra dan Anggota DPRD Kabupaten Rokan Hulu, terpilih tahun 2024-2029 harusnya ditanggapi dengan serius dan secepatnya dibuat klarifikasi, khususnya DPC Kabupaten Rokan Hulu dan DPD Partai Gerindra Provinsi Riau untuk menjaga Marwah, nama baik Partai Gerindra serta kepercayaan masyarakat,” ucap salah satu Kader Partai Gerindra.
Terkait dengan dugaan perselingkuhan Jhon Kanedy Oknum Anggota DPRD Rohul terkesan ketua DPC dan DPD Partai Gerindra Provinsi Riau Bungkam alias tidak menghiraukan beberapa laporan LSM, komunitas, pemberitaan di beberapa media online dan telah viral dimedia sosial.
Bersambung….












