“Tekanan fiskal tidak hanya dirasakan Siak, tapi hampir seluruh daerah di Indonesia. Kita terus berjuang, berikhtiar mendapatkan hak-hak masyarakat kita tanpa mengurangi kualitas pelayanan, terutama infrastruktur sampai ke peloton kampung dan Desa,” tegasnya.
Bupati Afni juga menyampaikan kabar baik terkait Inpres Jalan Daerah. Setelah tahun lalu Siak hanya mendapat 1 kilometer, tahun ini Siak mendapat tambahan 3,5 kilometer jalan rigit.
“Alhamdulillah tahun ini proses lelang sudah selesai. Kita mendapatkan tambahan 3,5 kilometer jalan rigit dari Pinang Sebatang Barat, dari arah Perawang ke Sungai Mandau dengan nilai Rp49,9 miliar,” ungkapnya.
Selain fokus pada jalan, lanjutnya, untuk penanganan banjir Pemkab Siak juga berkolaborasi dengan perusahaan sekitar untuk melakukan cuci sungai sepanjang lebih kurang 10 kilometer, agar pengerjaan jalan dapat terselesaikan secara maksimal.
“Kabar baik lainnya, pada APBN-P Perubahan 2026 Kabupaten Siak mendapatkan tambahan alokasi irigasi yang dikabarkan menjadi yang terbesar di Provinsi Riau dengan total anggaran sekitar Rp98 miliar, ditambah perbaikan dan penambahan irigasi pada wilayah JIAT sampai ke Teluk Lanus sehingga total alokasi yang didapatkan lebih dari Rp112 miliar” tutupnya.
(Aya/MC Siak)












