Bersamaan Kapolres Tebing Tinggi, AKBP Drs. Simon Paulus Sinulingga, S.H mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kebersamaan Forkopimda dan masyarakat untuk menciptakan suasana damai. “Tindakan anarkis yang terjadi dipusat jangan sampai menular ke Tebing Tinggi. Kita ingin kota ini tetap aman dan nyaman”, tegasnya.
Acara doa bersama ini diawali dengan pembacaan doa dari tokoh agama Hindu, Budha, Konghucu, Kristen, dan Islam. Kegiatan ditutup dengan pemberian tali asih kepada anak yatim serta makan bersama sebagai simbol kebersamaan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Kompol Rudi Syahputra, S.Kom, PJU Polres Tebing Tinggi, Dandim 0204/DS yang diwakili Danramil 13/TT Kapten Inf. Ismail Marzuki Siahaan, Kajari Tebing Tinggi Muchsin, S.H., M.H., Ketua DPRD Sakti Khadafi Nasution, perwakilan Pengadilan Negeri, Ketua MUI Kota Tebing Tinggi H. M. Akhyar Nasution, Kalapas Kelas II-B Tebing Tinggi Dede Mulyadi, Wadanyon B Satbrimob Polda Sumut AKP Yudiana Syahputra, S.Sos.I., M.H., dan pengurus Bhayangkari Tebing Tinggi. (RS).












