Adityawarman dikenal luas sebagai jurnalis senior yang aktif memperjuangkan kebebasan pers dan dikenal vokal dalam menyuarakan isu-isu publik. Ia juga tercatat sebagai pengurus organisasi Pers Pro Jurnalismedia Siber (PJS) wilayah Bangka Belitung.
“Kami sangat kehilangan. Dia adalah wartawan berintegritas, tak kenal kompromi dalam menyuarakan kebenaran. Kami mendesak aparat menuntaskan kasus ini secara terbuka dan adil,” kata salah satu rekan sesama jurnalis.
Kematian tragis Adityawarman menambah panjang daftar kekerasan terhadap jurnalis di Indonesia. Organisasi pers menyerukan peningkatan perlindungan terhadap wartawan, terutama yang bekerja di lapangan dan sering membongkar isu-isu sensitif.
Jenazah korban saat ini masih berada di RS Bhayangkara Polda Babel untuk proses autopsi. Setelah itu, pihak keluarga akan memakamkan almarhum di TPU keluarga.
Kapolda Babel, Irjen Pol Dwi Tunggal Jaladri, menyampaikan belasungkawa dan berkomitmen penuh untuk mengusut tuntas kasus ini. “Kami tidak akan toleransi terhadap segala bentuk kekerasan, apalagi terhadap jurnalis. Proses hukum akan kami jalankan sampai tuntas,” tegasnya.
Insan pers Bangka Belitung dan nasional kini menantikan keadilan bagi rekan sejawat mereka yang gugur dalam tugas.
Sumber : KBO Kantor Berita Online Babel Riki
Pewarta : Jn//98












