Lebih lanjut, Rizal memastikan bahwa stok beras nasional dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. “Stok beras nasional dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kami telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk menjaga pasokan, termasuk menghadapi potensi dampak El Nino, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa BULOG telah mengantisipasi potensi fenomena El Nino yang diperkirakan terjadi pada pertengahan tahun berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Upaya mitigasi dilakukan melalui koordinasi intensif bersama Kementerian Pertanian Republik Indonesia, termasuk penyiapan pompanisasi dan penambahan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk menjaga produktivitas.
“Dengan dukungan Kementerian Pertanian, kami optimistis produksi pangan tetap terjaga. Bahkan, pada periode El Nino yang bertepatan dengan puncak panen, kondisi cuaca kering justru dapat meningkatkan kualitas hasil panen,” tambahnya.
Dari sisi pengadaan, BULOG juga mencatat kinerja positif dalam penyerapan beras petani. Hingga saat ini, realisasi pengadaan telah melampaui 35 persen dari target nasional, dengan proyeksi mencapai sekitar 5 juta ton pada akhir April atau awal Mei.
Melalui kegiatan ini, Perum BULOG menegaskan komitmennya dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk menjaga stabilitas pangan nasional, memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar, serta melindungi daya beli masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. (BULOG)












