Dalam arahannya, Kapolri menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, namun juga membutuhkan sinergi berbagai pihak, termasuk Polri, guna menghadirkan manfaat yang langsung dirasakan oleh masyarakat. Kehadiran jembatan-jembatan tersebut diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas, memperlancar mobilitas, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses.
Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan tertib, dihadiri oleh unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang menyambut dengan antusias. Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol diresmikannya 27 jembatan Tahap I, serta dilanjutkan dengan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan 83 jembatan pada Tahap II.
YB.SIHOTANG












