“Hari ini kita tidak hanya menanam bibit mangrove, tetapi juga menanam komitmen untuk menjaga pesisir yang menjadi sumber kehidupan masyarakat. Setiap bibit yang ditanam merupakan simbol kepedulian kita terhadap masa depan lingkungan dan generasi yang akan datang,” ujar Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, dalam sambutannya.
Syamsurizal menambahkan bahwa mangrove memiliki peran strategis untuk menahan abrasi, mencegah kerusakan garis pantai, menyerap karbon untuk mitigasi perubahan iklim dan menjadi ekosistem habitat biota laut, serta mendukung ekonomi masyarakat setempat.
“Mudah-mudahan beberapa tahun ke depan, yang kita lihat bukan lagi bibit-bibit kecil, melainkan hamparan mangrove yang tumbuh kuat, hijau, dan menjadi pelindung alami bagi pesisir Sungai Apit serta kebanggaan masyarakat Kabupaten Siak,” imbuhnya.
Melalui penanaman ini, seluruh instansi dan elemen masyarakat diajak untuk menjadikan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari budaya dan tanggung jawab bersama demi menjaga alam yang sehat dan produktif.
Parlindungan Tambunan












