Kami sudah bertindak, dan siang ini juga ditindaklanjuti. Maka dari itu, saya berharap masyarakat tetap tenang, tetap sejuk, dan percayakan kepada pemerintah. Kami pastikan persoalan ini akan kita atasi bersama dengan mengedepankan musyawarah dan semangat kebersamaan,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati Sujiwo menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kubu Raya yang selama ini telah menjaga kerukunan dan semangat gotong royong lintas agama, etnis, dan budaya. Ia menekankan bahwa perbedaan adalah kekuatan, bukan alasan untuk terpecah.
Mari kita terus jaga nilai-nilai kebersamaan ini. Perbedaan bukan alasan untuk berpisah, justru itu kekuatan kita sebagai masyarakat Kubu Raya,” tutupnya.
Langkah cepat Pemerintah Kabupaten Kubu Raya ini dinilai sebagai bentuk nyata kepemimpinan responsif dalam menjaga nilai-nilai toleransi dan konstitusi. Pernyataan tegas Sujiwo diharapkan menjadi penegas bahwa Kabupaten Kubu Raya tetap menjadi rumah yang aman dan inklusif bagi seluruh warganya, tanpa memandang latar belakang agama, etnis, atau keyakinan.
JN//98












