Bupati menyebutkan bahwa Kecamatan Bandar Masilam mungkin yang tertua dalam melaksanakan MTQ tingkat kecamatan, mengingat kemarin di Sidamanik baru diadakan yang ke-18.
Selanjutnya, Bupati juga menyampaikan hasil kunjungannya ke Kabupaten Aceh Tamiang untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir, dan mengajak masyarakat untuk banyak bersyukur karena masih bisa melaksanakan kegiatan semacam ini.
Lebih lanjut, Bupati mengutip surat An-Nasr Al-Qur’an yang berbicara tentang pertolongan Allah dan kemenangan. Bupati menjelaskan bahwa kemenangan akan didapat sesuai dengan kemampuan masing-masing, seperti dalam MTQ yang pasti ada juara 1, 2, dan 3.
Namun, Bupati berharap MTQ tidak hanya untuk generasi muda, tetapi juga orang tua harus mampu mengimplementasikan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Misalnya senyum adalah ibadah, kebersihan adalah sebagian dari iman. Kita harus menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan, mulai dari diri sendiri,” tandas Bupati.
Acara pembukaan ditutup dengan pemukulan bedug sebanyak 23 kali oleh Bupati, menandai resmi berjalannya MTQN Ke-23 Tingkat Kecamatan Bandar Masilam Tahun 2026.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemkab Simalungun, Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Hj Darmawati AntonAchmad Saragih, Forkopimca, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
(AG)












