“Yang paling penting, bagaimana tempat ini memberi manfaat bagi perajin, membuka pasar yang lebih luas, dan meningkatkan nilai ekonomi dari karya-karya mereka,” ujarnya.
Ketua Dekranasda Kabupaten Siak, Erdawati, bersama tim kemudian menindaklanjuti keputusan tersebut. Persiapan pemindahan dilakukan secara intensif hingga gerai siap menempati lokasi baru dalam waktu kurang dari 48 jam, menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Siak ke-27.
“Gerai ini memasarkan beragam produk unggulan, mulai dari wastra atau kain khas daerah, produk kerajinan tangan, hingga kuliner lokal,” kata dia.
Menurut Erda, keberadaan gerai di kawasan Istana Siak diharapkan memudahkan wisatawan menemukan produk khas sekaligus mengenal identitas budaya masyarakat setempat.
Dengan demikian, produk kerajinan lokal tidak hanya menjadi bagian dari daya tarik wisata, tetapi juga mampu meningkatkan daya saing dan memberikan manfaat ekonomi bagi para perajin.
Parlindungan Tambunan












