Siak – Dewanusantaranews.com – Ketua Dekranasda Kabupaten Siak, Robiati melaporkan, berdasarkan data lapangan, jumlah UMKM dan kerajinan di Kabupaten Siak tercatat sebanyak 14.634 unit, yang terdiri dari UMKM di bawah Dinas Koperasi dan IKM di bawah Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Robiati menyampaikan, bahwa seluruh program kerja telah disusun bersama OPD terkait, dan sebagian program mulai dijalankan, baik untuk waktu dekat maupun persiapan tahun 2026.
“Dari data yang di lapangan itu, kami Dekranasda ingin mengangkat dua komoditas yang menjadi branding Kabupaten Siak, yaitu tenun dan batik. Program ini juga mencakup pengembangan sentra tenun di Kecamatan Siak, Mempura, dan Sungai Apit, serta batik untuk Siak dan Dayun,” jelas Robiati di Zamrud Room, Senin (27/10/2025) sore.
Ketua Dekranasda menambahkan, program kerja yang telah disusun juga mencakup rencana pemindahan kantor dan strategi agar produk kerajinan lebih dikenal luas dan laku di pasaran.
Pihaknya berharap seluruh OPD terkait dapat berkolaborasi sehingga seluruh program berjalan efektif, dan keberlanjutan UMKM serta kerajinan tetap terjaga.
Bupati Siak Afni menekankan pentingnya pemberdayaan tenun dan batik sebagai upaya menjaga keberlanjutan warisan budaya. Ia mendukung arah program kerja Dekranasda dan berharap program-program tersebut dapat berjalan efektif.












