“Selamat mengikuti pelatihan ini dengan baik dan penuh semangat. Jadilah kader yang disiplin, tangguh, dan siap menjadi penerus kepemimpinan yang sesuai Ahlussunnah wal Jamaah, khususnya di Kabupaten Siak, negeri ini, maupun negara kita tercinta,” kata Ketua Muslimat Siak itu.
Bupati Afni juga berpesan kepada para mentor dan pelatih agar mendidik peserta dengan mengedepankan hati nurani dan kasih sayang, serta menjauhkan mereka dari kekerasan maupun kebencian. “Kita bukanlah kader proposal, tetapi harus menjadi kader penggerak perubahan negeri ini,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PCNU Siak, Kiai Toyib Firdaus, menyampaikan apresiasi atas sambutan Bupati Afni. Menurutnya, pesan tersebut menggugah dan menjadi motivasi bagi kader NU untuk terus menggali potensi dan menyiapkan diri sebagai pemimpin masa depan.
“Kami merasa terhormat dengan apa yang disampaikan Bupati kita, yang juga Ketua Muslimat. Terima kasih atas semangat yang diberikan dan mau menggali potensi kader-kader NU untuk menjadi pemimpin,” ucap Kiai Toyib.
Kiai Toyib juga mengingatkan pentingnya kesiapan generasi muda menghadapi tantangan zaman, terutama di era teknologi dan derasnya arus informasi.
“Hari ini banyak yang merongrong kedaulatan negeri melalui fitnah, hoaks, dan lainnya. Karena itu, para kader muda harus jeli dengan teknologi, cerdas menyikapi perubahan. Semoga kader yang baru dicetak pada hari ini sampai malam nanti menjadi kader yang betul-betul militan,” tambahnya.
Pembukaan Diklatsar ditandai dengan penyematan tanda peserta sekaligus penyerahan peserta. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pendidikan dan pelatihan yang diisi materi oleh panitia penyelenggara.
Parlindungan Tambunan












