“Kami membutuhkan arahan teknis, dukungan regulasi, dan sinergi program dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk membantu menjaga kelestarian dan kebersihan Danau Toba. Semoga FGD ini melahirkan solusi konkret yang dapat diimplementasikan secara berkelanjutan,” ujar Bupati.
Menteri Lingkungan Hidup RI, Moh. Jumhur Hidayat, menyampaikan terima kasih atas sambutan yang hangat dari Pemerintah Kabupaten Simalungun. Beliau menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan.
“Mencari penghidupan dan kesejahteraan boleh, tetapi jangan merusak lingkungan. Sekarang adalah waktunya segala sesuatu perlu ditertibkan. Saya sangat setuju dilakukan audit lingkungan secara komprehensif di Danau Toba,” tegasnya.
Menteri juga menekankan bahwa penanganan lingkungan Danau Toba harus dilakukan secara menyeluruh, tidak terbatas pada usaha semata, melainkan juga mencakup pengawasan pengelolaan limbah dari fasilitas akomodasi dan pariwisata di sekitar kawasan danau.
“Cerita tentang Danau Toba itu luar biasa besarnya. Janganlah kita mencari rezeki dengan merusak keindahannya. Tanggal 27 Agustus diperingati sebagai Hari Danau Sedunia, semoga air Danau Toba benar-benar menjadi sumber kehidupan bagi kita semua,” pungkas Menteri Lingkungan Hidup.
Laporan AG












