Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Bupati Afni Turun Padamkan Karhutla di Cagar Biosfer Tasik Betung, Bara Gambut Masih Mengancam

×

Bupati Afni Turun Padamkan Karhutla di Cagar Biosfer Tasik Betung, Bara Gambut Masih Mengancam

Sebarkan artikel ini

Afni juga memberikan arahan kepada camat dan penghulu untuk memperkuat pengawasan di wilayah masing-masing. Menurutnya, pendataan kepemilikan lahan menjadi langkah penting agar penanganan karhutla lebih cepat dan tepat sasaran.

“Camat dan Penghulu wajib punya data lahan yang ada di kampungnya. Siapa pemiliknya, di mana titik koordinatnya. Jangan takut melapor kalau ada yang mencurigakan. Mari kita sama-sama menjaga kampung ini,” kata dia.

“Api sekecil apa pun jangan dianggap sepele. Kalau kena angin, bisa hidup lagi dan menjalar ke mana-mana. Kabupaten Siak ini 60 persen wilayahnya gambut. Kalau sudah terbakar, padamnya lama,” sambungnya.

Bersama Satgas Karhutla, Afni ikut membantu memadamkan api yang masih menyala menggunakan pelepah sawit agar tidak kembali membesar.

Baca Juga  Sambili Residents Happily Welcomed Habema's Social Communication

Afni juga mengingatkan pentingnya menjaga kawasan Cagar Biosfer. Menurutnya, hutan tersebut bukan hanya kawasan yang dilindungi, tetapi juga menjadi tempat masyarakat menggantungkan penghidupan sehingga harus dijaga agar tidak terus mengalami kebakaran.

Penghulu Kampung Tasik Betung, Chairul Anas mengatakan masyarakat sudah ikut membantu petugas sejak malam hari setelah mendapat informasi api mulai merambat.

“Awalnya sekitar setengah hektare, Buk. Malamnya kami mendapat informasi api mulai merambat. Dengan peralatan seadanya, kami menuju lokasi. Yang penting kompak menjaga api supaya tidak cepat meluas. Saya juga terus mengingatkan warga agar tidak membuang puntung rokok saat memancing atau melakukan aktivitas yang bisa memicu kebakaran,” ucapnya.

Parlindungan Tambunan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *