“Dari posisi lekat Rutan Siak saat ini, sudah tidak relevan karena berada di tengah-tengah pemukiman padat penduduk. Tentu dengan kondisi Rutan yang seperti ini, dapat menimbulkan sejumlah persolan baru,” sambung Afni.
Bupati Afni sempat menyapa para narapidana di balik jeruji besi untuk memberikan motivasi dan semangat agar ketika keluar nanti mereka menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat ditengah masyarakat.
“Tadi kami juga menyapa para narapida dengan berbagai macam kasus mulai dari asusila, pencurian dan didominasi oleh narkoba kita tentunya berharap setelah nanti mereka keluar dari sini bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi di tengah masyarakat, ” harap Afni.
Kepala Rutan Siak Dedy Krihastoni menjelaskan kondisi saat ini memang sudah overload dan setiap beberapa bulan sekali pihaknya pasti memindahkan sebagian narapidana ke Pekanbaru agar tidak terjadi penumpukan yang memicu kerusuhan.
“Rutan Siak saat ini kondisinya sudah overload, jadi untuk narapidana yang vonisnya tinggi kita pindahkan ke Pekanbaru agar tidak terjadi penumpukan, namun untuk didalam sel sendiri kondisinya berbaring bisa tidak ada yang tidur berdiri maupun duduk, ” singkat Dedy.
Parlindungan Tambunan












