Peringkat ini menempatkan Siak tepat di bawah Kabupaten Kampar dan di atas Kabupaten Pelalawan.
Bupati Siak Afni menyampaikan ucapan selamat dan rasa syukur berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan, dan telah membersamai Kafilah Kabupaten Siak.
Dengan hasil maksimal ini telah menghadirkan kesan tersendiri tentang makna perjuangan dan cinta terhadap Al-Qur’an.
Bukan hanya sekadar penilaian, partisipasi Kabupaten Siak dalam MTQ ini mengandung nilai spiritual dan dedikasi yang tinggi.
“Sebagai seseorang yang pernah merasakan berada di arena MTQ, saya sangat memahami bahwa proses yang dijalani kafilah kita bukanlah hal yang mudah. Ada latihan panjang, pengorbanan waktu, dan ketekunan yang luar biasa di balik setiap penampilan mereka,” ujar Dr. Afni Z.
Ia juga menegaskan bahwa hasil ini bukanlah titik akhir, melainkan bagian dari perjalanan untuk terus memperbaiki diri dan membangun generasi Qur’ani yang lebih kuat di masa depan.
“Banyak hal yang perlu kita syukuri, namun juga harus terus dibenahi. Evaluasi adalah bagian penting dari ikhtiar. Kita ingin ke depan, kafilah kita bukan hanya berprestasi, tapi juga menjadi teladan akhlak dan semangat keagamaan di tengah masyarakat,” tandasnya.
Parlindungan Tambunan












