Menanggapi Ungkapan Kapitra, Larshen Yunus mengaku kagum dan menilai masyarakat Riau seolah telah salah memilih pemimpin. “Penjelasan beliau sangat padat dan gagasannya luar biasa. Kami, generasi muda, jadi semakin bersemangat. Terima kasih atas waktunya, Bang Kapitra,” ujar Yunus.
Aktivis antikorupsi yang juga dikenal sebagai pegiat isu lingkungan, kehutanan, dan perkebunan itu menyebut bahwa Kapitra memiliki kapasitas di atas rata-rata, bahkan tanpa embel-embel jabatan publik. Ia juga menyindir kinerja wakil Riau di parlemen pusat, yang menurutnya belum menunjukkan kiprah yang signifikan meski jumlahnya mencapai 13 anggota DPR RI dan 4 anggota DPD RI.
Hingga akhir pertemuan, Kapitra tetap terlihat energik dan penuh semangat membicarakan kepentingan rakyat. Diakhir sesi, Larshen Yunus menyampaikan harapan agar suatu saat ada regulasi yang memungkinkan pergantian pemimpin di tengah jalan.
“Kalau itu terjadi, sudah sepantasnya jabatan Gubernur Riau diserahkan kepada Bang Kapitra Ampera. Riau butuh pemimpin yang cerdas, tegas, dan taktis. Bukan yang terus mengeluh soal defisit anggaran,” tegas Larshen Yunus, yang juga dikenal sebagai relawan Prabowo-Gibran, lewat pernyataan Pers nya kepada awak Media, Kamis (8/5/2025). *(Hs/TIM DNN)*












