Dengan nada yang penuh motivasi, Bupati menyampaikan harapan agar dari acara ini lahir Qori dan Qoriah terbaik yang nantinya akan berjuang di tingkat Kabupaten, Provinsi, hingga Nasional.
Salah satu poin penting yang disampaikannya adalah mengenai kebahagiaan orang tua yang memiliki anak hafiz Qur’an. “Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa Al-Qur’an merupakan bacaan yang sangat mulia, maka berbahagialah orang tua yang punya anaknya hafiz Qur’an. Karena itu adalah Bekal kita di dunia dan akhirat,” ungkap Bupati.
Selain itu, Bupati juga memberitahu para peserta bahwa ada program pendukung bagi hafiz Qur’an, di mana mereka yang mampu menghafal 30 juz akan lebih mudah memasuki universitas atau sekolah-sekolah dengan beasiswa di lembaga pendidikan besar.
“Anak-anakku yang saya cintai, MTQ ini tentu sangat luar biasa, karena membaca Qur’an ini kalau kita hafal habis 30 juz dan beberapa kita tahu hadis Rasulullah insya Allah dunia ini kita pegang,” kata Bupati dan menekankan bahwa isi Al-Qur’an terkait dengan manajemen yang berlaku di seluruh dunia dan saat ini telah dibuatkan pelatihan yang berfokus pada isi Al-Qur’an.
Acara pembukaan ditutup dengan pemukulan bedug sebanyak 18 kali oleh Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih, menandai resmi berjalannya MTQN Ke-18 Tingkat Kecamatan Sidamanik Kabupaten Simalungun.
(AG)












