Dalam kegiatan tersebut, pembahasan pembentukan peraturan desa disepakati beberapa poin, antara lain, pelaku pencurian tidak boleh tinggal di dusun atau dirumahnya dan apabila orang tua dari pelaku keberatan atas peraturan, maka harus bersedia dikeluarkan dari STM / Sarikat Parsahutaon, kemudian masyarakat yang menjadi korban pencurian tetap dibolehkan melanjutkan perkaranya sampai ke pengadilan.
Turut hadir, Kepala Desa Juhar Derman Sinaga, Kadus II Togu Sinaga, tokoh masyarakat Osbron Simanjuntak dan masyarakat setempat. (Rs).












