Simalungun – Dewanusantaranews.com – revitalisasi di *SD Negeri 091559 Banua, Nagori Baliju, Kecamatan tanah Jawa Kabupaten Simalungun* menuai sorotan tajam. Proyek dengan rincian *5 Ruang Rehap dan 2 Ruang Dibangun Baru* tersebut diduga dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai spesifikasi teknis.
Berdasarkan pantauan tim di lapangan, proyek yang menelan anggaran ratusan juta rupiah dari dana revitalisasi tersebut diduga menggunakan *semen merk Merah Putih yang tidak berlogo SNI* untuk pembangunan.
Padahal, sesuai RAB dan Juknis DAK Fisik Pendidikan, material wajib menggunakan semen yang berstandar SNI.
Tak hanya itu, kualitas *keramik yang terpasang juga diduga tidak berkualitas* dan tidak sesuai standar. Keramik terlihat tipis, mudah retak, dan pemasangannya tidak rapi.
“Kalau semen tidak SNI dan keramik murahan dipasang, bangunan ini tidak akan bertahan lama. Ini untuk anak-anak sekolah, bukan untuk kandang ayam. Ini jelas merugikan negara dan membahayakan siswa,” ujar salah seorang warga Baliju yang meminta namanya tidak disebutkan Sabtu (24/10/2026)
Yang lebih miris, saat tim media mencoba melakukan konfirmasi kepada Kepala Sekolah *SDN 091559 Banua , Bobi Sinaga*, yang bersangkutan memilih bungkam. Saat dihubungi melalui telepon seluler dan pesan WhatsApp, Bobi Sinaga tidak menjawab sama sekali.












