SIMALUNGUN – Dewanusantaranews.com – Polres Simalungun Polda Sumatera Utara kembali menunjukkan kinerja profesional dalam melayani masyarakat melalui penanganan kecelakaan lalu lintas di Jalan Medan Km 20-21, tepatnya di Nagori Dolok Kahean, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Sabtu (10/10/2026) pagi.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Simalungun, IPDA YH, S.H., mengungkapkan hal itu saat dikonfirmasi pada Senin (12/10/2026) sekira pukul 19.55 WIB. Menurutnya, penanganan ini merupakan wujud nyata Polri yang berintegritas dan humanis, yakni hadir bersama masyarakat untuk melindungi, mengayomi, dan melayani.
“Ini bentuk nyata komitmen Polres Simalungun hadir di tengah masyarakat, bersama masyarakat, serta melindungi, mengayomi dan melayani,” ujar IPDA YH.
Kronologis Kejadian
Kasat Lantas Polres Simalungun, AKP FS, S.H., mengungkapkan bahwa kecelakaan terjadi sekira pukul 06.20 WIB dan dilaporkan ke petugas pukul 06.55 WIB. Berdasarkan keterangan saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP), satu unit Mitsubishi R4 Pick Up hitam BB 8429 DC yang dikemudikan AS (31) melaju dari arah Pematangsiantar menuju Medan. Kendaraan itu berhenti di lokasi karena ada truk mogok di depannya.
Dari arah yang sama, satu unit mobil penumpang Mitsubishi L-300 milik PT Kevin Pratama Trans BKB 1499 XS yang dikemudikan GBN (62) datang dengan kecepatan tinggi. “Diduga pengemudi kurang hati-hati sehingga menabrak bagian belakang pick up,” ucap AKP FS.
**Korban**
Pengemudi pick up AS dan penumpangnya, ST (17), tidak mengalami luka. Sementara itu, pengemudi L-300, GBN, mengalami sakit pada perut dan dibawa ke Puskesmas Tapian Dolok, lalu menjalani rawat jalan.
Lima penumpang L-300 turut menjadi korban. JS (39), yang sedang mengandung, mengalami luka pada perut. Ia dibawa ke Puskesmas Tapian Dolok, kemudian dirujuk ke RS Tentara Pematangsiantar, dan kandungannya tidak dapat diselamatkan. HS (40) mengalami luka pada kaki, sedangkan DS (4) mengalami luka pada wajah, kepala, dan kaki. Keduanya juga dirujuk ke RS Tentara Pematangsiantar. Dua anak lainnya, SL (5) dan SL (6), mengalami luka pada kepala dan menjalani rawat jalan setelah mendapat pertolongan di Puskesmas Tapian Dolok.
“Akibat kejadian ini, tidak ada korban meninggal dunia, satu orang luka berat, dan empat orang luka ringan, dengan kerugian materil sekitar Rp6 juta,” ungkap AKP FS.












