KANDIS – Dewanusantaranews.com – Tim Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) melakukan kunjungan ke PT Ivomas Tunggal (IMT), Ujung Tanjung Estate, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau, Selasa (8/9/2026). Kunjungan tersebut dalam rangka pemeriksaan kesiapsiagaan tanggap darurat serta pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 13.00 WIB tersebut mencakup pemeriksaan sarana dan prasarana (sarpras) karhutla serta kesiapan personel PT Ivomas Tunggal dalam menghadapi potensi kebakaran.
Dalam pemeriksaan tersebut, sarpras penanggulangan karhutla yang dimiliki PT Ivomas Tunggal telah terpenuhi 100 persen, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 6 Tahun 2025.
Dari sisi sumber daya manusia, PT Ivomas Tunggal memiliki tujuh regu pemadam kebakaran dengan 105 personel inti. Sebanyak 46 personel telah mengikuti pelatihan Manggala Agni, sehingga semakin memperkuat kapasitas perusahaan dalam menghadapi kondisi darurat karhutla.
Tim Mabes TNI juga melakukan simulasi penggunaan sarpras pemadaman secara langsung di lokasi kunjungan. Simulasi meliputi pengoperasian pompa air dan mobil pemadam kebakaran untuk melihat kesiapan peralatan sekaligus kemampuan personel dalam merespons kondisi darurat.
Upaya pencegahan karhutla PT Ivomas Tunggal juga dilakukan melalui penguatan sinergi dengan masyarakat sekitar. Perusahaan bekerja sama dengan Masyarakat Peduli Api (MPA) sebanyak 33 orang yang tersebar di wilayah Kecamatan Kandis.
Para anggota MPA juga mendapatkan pelatihan secara rutin setiap tahun guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan pencegahan serta penanganan awal karhutla.
Dalam arahannya, Laksamana Pertama Priyambodo menekankan pentingnya sinergi antara perusahaan dan masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla. Perusahaan diharapkan terus memberikan pelatihan secara intensif dan rutin kepada MPA di sekitar wilayah operasional.
Ia juga menyampaikan bahwa perusahaan perlu membantu penanganan kebakaran dalam radius hingga lima kilometer dari wilayah perusahaan. Dukungan juga diharapkan dapat diberikan di luar radius tersebut apabila terdapat permintaan dari masyarakat.
Kesiapsiagaan menghadapi karhutla di Kecamatan Kandis turut diperkuat oleh jajaran Koramil Kandis melalui pembangunan 10 unit fasilitas sumur bor di sejumlah lokasi yang terisolasi. Fasilitas tersebut dipersiapkan sebagai sumber air untuk mendukung kegiatan pemadaman apabila terjadi karhutla.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi pencegahan karhutla yang disampaikan oleh Mayor Infanteri Marbun, S.H., dan Kolonel Anthon kepada seluruh tim kesiapsiagaan tanggap darurat PT Ivomas Tunggal.
Manager Ujung Tanjung Estate PT Ivomas Tunggal, R. Andika FS, menyatakan bahwa perusahaan berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam pencegahan maupun penanggulangan karhutla di Kecamatan Kandis.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kesiapan personel, pemenuhan sarpras, peningkatan kompetensi, serta sinergi dengan masyarakat dan instansi terkait.
Sepanjang 2026, PT Ivomas Tunggal telah membantu penanganan kebakaran di sekitar sembilan titik lokasi di luar area konsesi perusahaan. Sementara itu, untuk areal perusahaan sendiri, tidak pernah terjadi kebakaran lahan selama lima tahun terakhir.
Kondisi tersebut menunjukkan konsistensi PT Ivomas Tunggal dalam menjalankan berbagai upaya pencegahan karhutla, baik melalui kesiapan personel dan sarpras maupun penguatan kerja sama dengan masyarakat serta pemangku kepentingan.
Kegiatan kunjungan Tim Mabes TNI tersebut turut dihadiri oleh unsur Kecamatan Kandis, Koramil Kandis, Satpol PP Kecamatan Kandis, serta jajaran tim kesiapsiagaan tanggap darurat PT Ivomas Tunggal.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama sekitar pukul 12.00 WIB. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara perusahaan, TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga wilayah Kecamatan Kandis dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.












