P. Siantar – Dewanusantaranews.com – Dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara Ke 80 Tahun 2026, Polres Pematangsiantar menggelar Doa Bersama Lintas Agama bertempat di Aula Widya Satya Brata Polres Pematangsiantar, pada Selasa 30 Juni 2026 siang sekira pukul : 13.30 Wib.
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M Sitinjak S.H. S.I.K. M.H, Wakapolres Pematangsiantar KOMPOL Budiono Saputro SH. MH, Walikota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H. M.KN, Ketua TP. PKK Kota Pematangsianțar Ny. Liswati Wesly Silalahi, Danki 2 Batalyon B Sat Brimob Polda Sumut IPTU Raffles Rury Carera Manurung, S.Tr.K. S.I.K, Dandenpom I/1 Pematangsiantar LETKOL CPM Haru Prabowo, S.H. M.H. M.P.M, DPRD Kota Pematangsiantar diwakili Aprial Muhammad Rizaldi Ginting, Ketua Pengadilan Negeri Pematangsiantar diwakili Sekretaris Alexander Saragih, S.H.
Kejari Pematangsiantar diwakili Kasubsi 1 Yuanda Winaldi, S.H, M.H, Dandim 0207 Simalungun diwakili Danramil 04/SB Kapten Teguh, Para PJU, Para Kapolsek dan Para Personil Polres Pematangsianțar, Pengurus Bhayangkari Cabang Pematangsiantar, Tokoh Agama, serta Tokoh masyarakat.
Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M Sitinjak S.H. S.I.K. M.H kata sambutanya menyampaikan bahwa doa bersama lintas agama merupakan bentuk kebersamaan, persatuan, dan toleransi antarumat beragama dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah hukum Polres Pematangsiantar.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kerukunan, dan toleransi yang selama ini telah terjalin di Kota Pematangsiantar,” Ucapnya.
Kapolres menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama satu tahun terakhir masih terdapat perkara maupun berbagai kejadian di wilayah hukum Polres Pematangsiantar yang belum dapat diselesaikan secara maksimal.
Menurutnya, Polri sebagai institusi juga tidak luput dari kekurangan karena setiap personel merupakan manusia biasa yang memiliki keterbatasan.
Kapolres juga memohon doa dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar pelaksanaan Upacara Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026 dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan sukses tanpa hambatan.
“Polres Pematangsiantar selalu terbuka menerima masukan, kritik, maupun dukungan dari masyarakat dan seluruh unsur Forkopimda demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” Tegas AKBP Sah Udur mengakhiri.
Sementara itu, Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H. M.KN menyampaikan kegiatan doa bersama lintas agama merupakan wujud nyata sikap toleransi yang terus dipelihara di Kota Pematangsiantar.
Ia juga mengharapkan Polri senantiasa menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional serta semakin dipercaya masyarakat.












