Medan – Dewanusantaranews.com – Senin, 27 April 2026 pukul 10.00 WIB, rencana aksi demonstrasi yang diklaim digagas oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Sumut di lingkungan Rutan Kelas I Medan menimbulkan kekhawatiran. Surat pemberitahuan aksi yang disampaikan ke kepolisian diduga memuat tanda tangan palsu, dengan waktu pelaksanaan yang sengaja diatur bertepatan dengan puncak peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan. Dugaan kuat menyebut aksi ini dirancang untuk menimbulkan kekacauan dan mengganggu keamanan objek vital negara. Berkat kewaspadaan petugas, rencana tersebut gagal dilaksanakan dan dibatalkan sepenuhnya.
Pemeriksaan menemukan tanda tangan dalam surat berbeda jauh dengan spesimen asli yang tersimpan di arsip. Menurut keterangan Kepala Rutan Andi Surya yang disampaikan stafnya A, nama koordinator tercantum sama dengan pihak yang pernah mengajukan pemberitahuan sebelumnya, namun gaya tandatangan jelas berbeda.
Kejadian ini mengganggu konsentrasi petugas yang sedang melaksanakan program Bimbingan Sosial untuk pembentukan karakter dan keterampilan warga binaan sebagai bekal kembali bermasyarakat.
Pihak media telah berupaya mengonfirmasi ke pengurus DEMA Sumut, namun hingga berita diterbitkan tidak dapat dihubungi. Informasi menyebutkan mereka langsung membubarkan diri dan tidak dapat ditemui setelah rencana aksi gagal.












