Simalungun – Dewanusantaranews.com – Polsek Gunung Malela, Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara, kembali membuktikan komitmennya sebagai institusi yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat. Bertempat di Markas Komando Polsek Gunung Malela, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, pada Selasa, 21 April 2026, pukul 10.00 WIB, digelar kegiatan strategis bertajuk “Sabuk Kamtibmas” yang mengumpulkan elemen masyarakat Pemuda Nagori Pamatang Asilom bersama personel Polsek Gunung Malela. Kegiatan ini digagas sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi kerawanan menjelang peringatan Hari Buruh Internasional May Day pada 1 Mei 2026.
Saat dikonfirmasi pada Selasa, 21 April 2026, sekitar pukul 12.40 WIB, Kepala Seksi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, mengapresiasi langkah proaktif yang diambil Polsek Gunung Malela dalam menjaga kondusifitas wilayah. “Kegiatan Sabuk Kamtibmas ini adalah bentuk nyata Polri yang tidak menunggu masalah datang, tetapi bergerak lebih awal bersama masyarakat untuk mencegahnya. Inilah wujud pelayanan Polri yang berintegritas dan humanis yang terus kami dorong di seluruh jajaran Polres Simalungun,” ujar AKP Verry Purba dengan penuh keyakinan.
Kapolsek Gunung Malela, AKP Hengky B. Siahaan, S.H., M.H., yang memimpin langsung kegiatan tersebut bersama Kanit Intel Polsek Gunung Malela, menegaskan bahwa sinergi antara Polri dan elemen pemuda masyarakat adalah kunci utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, khususnya di kawasan yang berdekatan dengan lingkungan perusahaan dan perkebunan. “Kami hadir untuk membangun kepercayaan dan memperkuat komunikasi. Pemuda adalah garda terdepan dalam menjaga ketenangan lingkungan mereka sendiri, dan Polri siap hadir mendampingi,” ucap AKP Hengky di hadapan seluruh peserta yang hadir.
Dalam forum yang berlangsung dialogis dan penuh semangat kebersamaan tersebut, AKP Hengky menyampaikan tiga pokok arahan penting. Pertama, arahan terkait May Day atau Hari Buruh Internasional 1 Mei, dengan penekanan pada nilai kesejahteraan pekerja, keharmonisan dunia industri, serta penghargaan terhadap dedikasi seluruh tenaga kerja. Kedua, arahan menyongsong HUT Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus yang berfokus pada penguatan rasa nasionalisme, persatuan bangsa, dan refleksi semangat perjuangan untuk masa depan yang lebih baik. Ketiga, arahan Sabuk Kamtibmas yang menekankan pentingnya pelayanan prima, tindakan preventif yang konsisten, dan kedekatan aparat dengan masyarakat sebagai perwujudan konsep Polri Presisi.












