Simalungun – Dewanusantaranews.com – Praktek fiktif pada pengadaan mesin babat tahun anggaran 2024 di kec hatonduhan menuai sorotan tajam sampai saat ini tiga Nagori dikec hatonduhan meradang akibat permainan sosok camat Rian Harahap dengan pihak pengelola pengadaan
Pasalnya sejumlah uang telah di transfer ke CV viona aneka utama atas perintah camat Rian Pakpahan sehingga pangulu pun mengikuti perintah untuk men transfer sesuai kewajiban (bukti lengkap ada foto rekening).
Namin sampai saat ini tahun bergulir pengadaan mesin babat di tiga Nagori : Nagori Bosar naulia, Nagori hatonduhan , Nagori parhondalian tidak menerima bukti fisik dari mesin babat tersebut sehingga pangulu meradang .
Dugaan ada permainan sabotase koorporasi jahat menyelewengkan dana Desa notabene nya Anggaran pusat ,sungguh miris dan menjadikan fenomena buruk di Simalungun khususnya kec Hatonduhan.
Atas insiden yang terjadi Sanopati 08 Simalungun membuat sikap sehingga mengadukan pihak CV voina aneka utama ke kejaksaan Simalungun beserta bukti bukti autentik Selasa (14/19/2025) sekitar pukul 1.00 WIB di jalan Asahan p.siantar.












