Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Kinerja 100 Hari Norsan-Krisantus Dinilai Mulai Tunjukkan Hasil Positif, Pengamat Minta Publik Lihat Secara Komprehensif

×

Kinerja 100 Hari Norsan-Krisantus Dinilai Mulai Tunjukkan Hasil Positif, Pengamat Minta Publik Lihat Secara Komprehensif

Sebarkan artikel ini

Pontianak – Dewanusantaranews.com – Kinerja pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan dan Krissantus, mulai menunjukkan hasil yang nyata di sejumlah sektor prioritas. Hal ini disampaikan oleh Dr. Herman Hofi Munawar selaku Pengamat Hukum, Kebijakan Publik, dan Pemerintahan dari Universitas Panca Bhakti Pontianak yang menilai bahwa berbagai program yang telah dicanangkan perlahan mulai menampakkan hasil konkret.(8/6)

Menurut pengamat tersebut, meskipun dampak program belum sepenuhnya dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Kalbar, mengingat luas wilayah provinsi ini setara dengan 1,5 kali Pulau Jawa dan terbatasnya kapasitas fiskal daerah, namun komitmen kuat dari pasangan Norsan-Krisantus patut diapresiasi. “Ada upaya serius untuk mewujudkan visi Kalbar yang lebih maju dan berintegritas,” ujarnya.

Baca Juga  Prajurit Pos Kokas Berbagi Alkitab Kepada Anak-Anak dalam Rangkaian Camping Paskah

Ia juga menyebutkan bahwa kritik dari masyarakat, terutama kalangan mahasiswa, merupakan bagian penting dalam iklim demokrasi. Namun ia mengingatkan pentingnya melihat kondisi Kalbar secara utuh dan memahami kompleksitas permasalahan yang dihadapi. “Diperlukan pendekatan sistematis dan komprehensif dalam menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut,” tambahnya.

Dalam 100 hari pertama masa pemerintahan Norsan-Krisantus, terlihat fokus pada upaya membangun fondasi yang kokoh bagi kelanjutan program jangka panjang. Hal ini tercermin dari langkah progresif di bidang pendidikan dan infrastruktur, yang menjadi indikator upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Pembangunan tidak bisa dilakukan secara instan, semuanya berproses melalui tahapan administrasi dan regulasi. Tapi setidaknya arah kebijakan sudah tampak jelas,” tegasnya. Ia juga menyoroti pentingnya efisiensi anggaran, mengingat keterbatasan APBD Kalbar. “Efisiensi berarti anggaran digunakan sesuai kebutuhan riil masyarakat,” katanya.

Baca Juga  Polres Sergai Pengamanan Oil Palm Marathon 2024

Lebih lanjut, upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan juga dinilai sebagai langkah tepat. Pemerintah memberikan dukungan bagi UMKM, termasuk kemudahan akses permodalan melalui Bank Kalbar. Ini diharapkan dapat mendorong terciptanya lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara bertahap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *