Kubu Raya Kalbar – Dewanusantaranews.com – Pintu air di Dusun Betutu Raya, perbatasan RT /002 dan RT / 003, RW / 002, Desa Punggur Kapuas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, jebol dan memasuki hari keempat tanpa perbaikan yang memadai.
Warga semakin mengeluh dan khawatir akan dampaknya yang mengancam sektor pertanian setempat namun tidak di gubris ama Pemkab dan Pemprov.
Kepala Desa Punggur Kapuas, Anuar, saat ditemui awak media di lokasi pada Kamis 3 April 2025. mengungkapkan bahwa pihaknya telah berupaya memperbaiki pintu air secara manual. Namun, tanpa dukungan dari pemerintah Kabupaten maupun Provinsi, pihak desa tidak bisa mampu maksimal berbuat, langkah tersebut hanya bersifat sementara ungkap kades.
“Kami paham bahwa pintu air ini adalah fasilitas vital bagi pertanian. Begitu kejadian ini terjadi, saya langsung menghubungi Pemkab Kubu Raya, terutama Bupati, melalui pesan WhatsApp. Namun, hingga saat ini, tidak ada respons ataupun balasan,” ujar Anuar dengan nada kecewa.
Menurutnya, ia juga telah menghubungi beberapa anggota dewan yang biasa membantu warga dalam kondisi darurat. Namun, respons yang diharapkan tak kunjung datang. “Belum ada kejelasan apakah mereka bisa membantu atau tidak.
Oleh karena itu, saya mengambil inisiatif sendiri untuk menyewa alat berat excavator dengan dana pribadi yang saya pinjam. Ini demi menyelamatkan warga dari ancaman banjir,” tambahnya.












