Pontianak Kalbar – Dewanusantaranews.com – Peryataan Bupati Kubu Raya Sujiwo mengatakan ada oknum wartwan dan LSM minta duit akan ditindak tegas harus ada bukti jelas dan jagan disama ratakan terang pengamat kebijakan publik dan pakar hukum Dr Herman Hofi Munawar Law saat memberikan tanggapan soal viral nay video tiktok peryataan bupati kubu raya Sujiwo.
Terang Dr Herman Hofi Munawar,’ pada hari Sabtu 29 Maret 2025 Wib,” Secara postulat Peran pers sebagai penyambung komunikasi antara pemerintah dengan masyrakat sangat penting. Jurnalis sangat membantu pemda untuk menyampaikan informasi kebijakan dan program-program kerja serta pembangunan pemda agar dapat dipahami dan diterima masyarakat secara utuh dan jelas. Demikian juga halnya masyarakat membutuhkan corong pengeras suara untuk menyampaikan aspirasi masyarakat pada pemda.
Disamping itu jurnalis menyampaikan kritikan atau koreksi atas kebijakan pemda. Jurnalis tidak hanya memuji-muji pemda saja tetapi juga menjadi instrument kontrol atas kebijakan pemda.
Dengan denikian sangat jelas peran jurnalis sangat urgen untuk itu Pemda susah seharusnya terus menjalin hubungan yang baik dengan para jurnalis dan tidak membeda bedakan karena pers atau jurnalis memiliki peran penting dalam kemajuan daerah, demikian juga LSM, kehadiran LSM mengandung arti yang sangat penting bagi pemda sebagai instrumen kontrol.
Pemda jangan juga menjadi “sumbu pendek” ketika dikritik LSM. Kritikan harus nya dijadikan sebagai bahan evaluasi bagi semua birokrasi di jajaran pemda.
Terkait dengan peran jurnalis yang saya katakan tadi kata Dr Herman Hofi Munawar , selain menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat, wartawan adalah penyeimbang lidah pemda dan sekaligus penyambung lidah publik.
Berbagai informasi dari pemerintah yang diterima masyarakat seimbang atau tidak menimbulkan kegaduhan, untuk itu diperlukan sikap dewasa pemda dalam menyikapi berbagai informasi sehingga dapat mengena, dan adem atau tidak menimbulkan kegaduhan.












