SERGAI – Dewanusantaranews.com – Mencekam, mendadak berubah. Hertalina Boru Simanjuntak (46), seorang wanita petani, sedang bersenang-senang bersama keluarganya di rumahnya, menikmati musik sambil ber-karaoke. Namun, kebahagiaan tersebut tiba-tiba terhenti ketika terduga pelaku berinisial AHT, yang dikenal sebagai suami muncul dengan niat yang kelam, di kediamannya di Desa Suka Damai, Kecamatan Sei Bamban, Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, Sabtu (02/11/24) sekitar Pukul.21.00 Wib.
Tanpa peringatan, pelaku menghampiri Hertalina dan, dalam sekejap, mengambil sebilah pisau dari meja. Dalam keadaan panik dan bingung, Hertalina tidak sempat menghindar. Pelaku menikamnya sebanyak lima kali: satu tusukan ke perut, satu ke payudara, dan dua lagi ke tangan sebelah kiri. Suara teriakan saksi dan keluarga Hertalina menggema di malam yang sunyi, meminta tolong kepada warga sekitar. Namun, pelaku segera melarikan diri, meninggalkan Hertalina yang terjatuh dalam keadaan kritis.
Setelah kejadian mengerikan itu, keluarga Hertalina bergegas membawanya ke Rumah Sakit Chevani. Namun, harapan untuk menyelamatkan Hertalina sirna ketika pihak rumah sakit mengonfirmasi bahwa ia telah meninggal dunia. Dalam keadaan duka yang mendalam, keluarga kemudian membawa jenazahnya ke Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi untuk dilakukan visum.












