Dalam simulasi tersebut, dimulai dari oenvoblos yang tidak memiliki surat undangan yang mengakibatkan terjadinya keributan, surat suara dipindahkan, bahkan sampai surat suara dicuri orang. Dalam penanganannya, Tim melakukan penangkapan , dan Tim Inafis melakukan cek TKP.
Tak sampai disitu, pelatihan juga melakukan simulasi adanya perbedaan suara yang menyebabkan keributan hingga massa berkerumun dengan jumlah besar, namun dengan sigap dalmas turun untuk menghentikan aksi massa yang anarkis hingga situasi aman terkendali, Paparnya.
“Sampai berakhirnya giat pelatihan simulasi, seluruh rangkaian berjalan dengan baik, dan sesuai SOP”, Tutup Ps. Kasi Humas Ipda SH Nauli Siregar.












