ROHUL | Dewanusantaranews.com – Atas Viralnya video soal dugaan adanya perselingkuhan yang melibatkan salah seorang oknum Anggota DPRD Kabupaten Rokan Hulu yang terpilih 2024 dari Partai Gerindra Inisial JK dengan seorang IRT inisial AM yang masih berstatus istri orang menimbulkan polemik yang begitu meresahkan bagi seluruh kalangan masyarakat Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau.
Hal tersebut langsung ditanggapi oleh Dendy Rahmanda S.H., selaku aktivis kemanusiaan dan ketua Aliansi Masyarakat Transparansi Indonesia (AMTI) Provinsi Riau.
“Kita sangat resah atas Viralnya vidio pengakuan seorang istri kepada suaminya terkait perselingkuhanya kepada inisial ‘JK’ hingga sampai melakukan perbuatan zina disalah satu hotel yang berada dipasir Pangaraian tersebut, sehingga kami dari AMTI Riau mendatangi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra kabupaten Rokan hulu pada hari Jumat, 05/07/2024 mengantarkan surat pengaduan terkait adanya nama salah seorang kader partai Gerindra Inisial JK yang sama-sama kita ketahui nama tersebut merupakan salah satu oknum Anggota DPRD Kabupaten Rokan Hulu, masa Bakti periode 2024 2029. Adapun isi dari surat yang kita tujukan kepada Pimpinan DPC Partai Gerindra Rokan Hulu tersebut berupa pernyataan sikap agar DPC Gerindra Rohul segera memberikan klarifikasi terkait viralnya vidio pengakuan perselingkuhan salah seorang kader partai Gerindra yang sudah menimbulkan keresahan ditengah masyarakat Rohul saat ini,” jelas Dendy.
“Ya…karna ini menyangkut Marwah dan nama baik lembaga kehormatan DPRD dan juga Daerah, apalagi Rokan hulu ini dikenal sebagai daerah yang memiliki julukan (Negeri seribu suluk) maka sangat penting sekali persoalan vidio viral perselingkuhan tersebut ditindak lanjuti dan ditanggapi oleh DPC Partai Gerindra Rohul dengan cara memberikan klarifikasi kepada publik. Sehingga masyarakat luas mengetahui tentang kebenaran dari isu yang sudah berkembang luas dikalangan masyarakat dan media sosial tersebut. karna jika dibiarkan begitu saja mungkin isu perselingkuhan oknum anggota DPRD ROHUL terpilih dengan seorang perempuan yang notabenenya masih berstatus istri orang tersebut akan menjadi asumsi publik yang tidak baik tentunya dinegeri seribu suluk ini,” tambahnya.












